Rss

judi poker indonesia
Agen Casino Sbobet

Polisi Sita Sabu Senilai Rp 11 M dalam Penggerebekan di Apartemen Semarang

Polisi Sita Sabu Senilai Rp 11 M dalam Penggerebekan di Apartemen Semarang – Unit Reserse Kriminil Narkoba Polrestabes Semarang membuka usaha peredaran sabu. Dari seseorang terduga, polisi mengambil alih 8 kg sabu.

Terduga bernama Rudy Rachman (32) diamankan di apartemen Candiland Semarang hari Senin (8/4) pagi hari tempo hari sesudah team lakukan penyidikan saat 15 hari. Waktu diringkus, tanda bukti 8 kg itu beberapa telah di-packing ke plastik kecil semasing 100 gr.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menjelaskan, team Satres Narkoba memperoleh info terdapatnya sabu masuk kota Semarang. Lalu penyidikan serta pengintaian dikerjakan hingga kemudian terduga datang di Kota Semarang.

“Lelaki itu datang dari Banjarmasin. RD datang di Semarang 31 Maret 2019 melalui Bandara Ahmad Yani,” kata Abiyoso di Mapolrestabes Semarang, Selasa (9/4/2019).

Dari bandara, terduga dijemput partnernya memakai mobil ke arah apartemen Candiland. Satu hari selanjutnya, terduga ke tempat hiburan di Bandungan, Kabupaten Semarang, lantas esoknya dia serta partnernya ke arah hotel MG Suite serta mengontak seorang atau Mr X.

Terduga lalu beli tas yang semakin besar. Sesudah Mr X sepakat dia tinggalkan tas barunya di pot dekat lobi di MG Suite.

Terduga lalu kembali pada apartemen Candiland serta mulai memecah 8 kg sabu itu ke klip kecil. Team yang di pimpin Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Bambang Yugo Terakhir lalu lakukan penggerebekan di kamar yang dihuni terduga yakni nomer 1023.

“Saat dikerjakan penyergapan di apartemen, di kamar yang disewa terduga, ditangkap tanda bukti sabu 8 kg. Ini jumlahnya yang fenomenal,” tegasnya.

Aktor serta tanda bukti selekasnya ditangkap ke Polrestabes Semarang. Tetapi sampai sekarang ini aktor belum kooperatif memberi info pada penyidik. Waktu di tanya Abi di muka wartawan, terduga banyak menjawab “tidak paham”.

Nilai sabu yang dibawa terduga diprediksikan sampai Rp 11 miliar. Terduga akui belum tahu akan dikasih imbalan berapakah, tetapi dia telah mendapatkan transfer Rp 25 juta dari Mr X untuk operasional.

“Belum tahu dijanjiin berapakah,” tutur terduga.

Info masih tetap berupaya dikorek dari terduga, selain itu terduga dijaring Masalah 114 ayat (2) Subsider Masalah 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 mengenai narkotika dengan intimidasi hukuman mati.

Polisi Temukan Bekas Injakan Kaki di Punggung Mayat Wanita Hamil di Tol Jagorawi

Polisi Temukan Bekas Injakan Kaki di Punggung Mayat Wanita Hamil di Tol Jagorawi – Mayat wanita yang terkubur beberapa serta tertutupi daun pisang di jalan masuk Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur, disangka korban pembunuhan. Polisi temukan sisa injakan kaki seorang di badan korban.

“Ada sisa (injakan) kaki di (sisi) punggung korban,” kata Kapolsek Makasar Kompol Lindang Lumban T, Selasa (9/4/2019).

Lindang tidak menerangkan dengan detil jejak kaki itu. Dia menyebutkan sekarang ini polisi masih tetap konsentrasi mencari jati diri korban.

“Sisa injakan kaki hanya satu,” kata Lindang.

Korban sendiri didapati tengah hamil dengan umur kandungan 8-9 bulan. Bayi yang dikandung korban sejenis kelamin lelaki.

Mayat itu diketemukan pada Minggu (7/4). Waktu itu, seseorang masyarakat yang tengah naik angkot yang melintas di tempat berhenti untuk tangkap burung lovebird yang lari mengarah taman kota Jalan Tol Jagorawi.

Saksi itu tidak dapat tangkap burung itu sebab terbang ke tengah jalan tol. Saat akan kembali pada jalan raya, saksi lihat kaki manusia yang tertutup daun pisang.

Sesudah dicheck, nyatanya figur itu jasad wanita. Saksi lalu melapor ke polisi jalan raya yang tengah berjaga di dekat tempat.

Gagal Salip Truk, Bus Sugeng Rahayu Terguling Usai Tabrak Pohon di Ngawi

Gagal Salip Truk, Bus Sugeng Rahayu Terguling Usai Tabrak Pohon di Ngawi – Bus PO Sugeng Rahayu dengan nopol W 7191 UZ terguling selesai menabrak pohon di Ngawi. Kecelakaan yang mengakibatkan belasan penumpang terluka itu berlangsung di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren.

“Kecelekaan ini hari kembali menyertakan Bus Sugeng Rahayu. Untuk korban cuma luka-luka saja saat ini telah dalam perawatan,” kata Kasat Lalu Polres Ngawi AKP Mulyanto pada wartawan di tempat, Selasa (9/4/2019).

Mereka dirawat di Puskesmas Widodaren serta masih juga dalam proses pendataan type luka. Tidak hanya penumpang, pengemudi serta kernet bus itu pun alami luka-luka.

“Sekarang ini masih tetap perawatan di Puskesmas Widodaren. Ini masih tetap kita data untuk detailnya,” paparnya.

Kecelakaan berlangsung seputar jam 09.30 WIB. Bus yang membawa 60 penumpang itu meluncur dari arah barat ke timur atau dari Solo ke Ngawi.

Bus itu dikemudikan Alex Purwanto (35) masyarakat Desa Ngasinan, Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Sebelum menabrak serta terguling, Alex meningkatkan bus itu untuk menyusul kendaraan truk di depannya.

“Saat di tikungan bus Sugeng Rahayu dengan maksud menyusul kendaraan truk yang tidak didapati identitasnya. Waktu akan menyusul truk itu dari arah bersimpangan tampak truk yang tidak didapati juga jati diri sampai bus membanting setir ke kanan menabrak pohon,” sambungnya.

Seperti pantauan di tempat, bus itu masih tetap terguling di rimba jati. Beberapa puluh masyarakat meriung ingin lihat proses evakuasi yang akan dikerjakan Unit Laka Lalu Polres Ngawi.

Tertabrak KA di Banjar, Seorang Pemotor Terseret Sejauh 50 Meter Hingga Tewas

Tertabrak KA di Banjar, Seorang Pemotor Terseret Sejauh 50 Meter Hingga Tewas – Seseorang pengendara sepeda motor Turimin (59) meninggal karena terlindas kereta api Pasundan di Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019). Korban disangka tidak lihat kereta hadir waktu akan melalui di jalan gang yang ada rel. Korban masyarakat Dusun Tanjung RT 026 RW 005 desa Tanjungsari, kecamatan Banjaranyar, kabupaten Ciamis.

Menurut info, insiden itu berjalan seputar jam 10.00 WIB. Turimin mengendarai sepeda motor bercat kuning-hitam. Pada saat melintas di gang tanpa ada palang pintu, ia tertabrak kereta api Pasundan yang hadir dari arah Barat ke arah Timur. Tubuhnya sudah sempat terbawa sejauh 50 mtr. dari perlintasan.

Masyarakat yang tahu momen nahas itu langsung banyak yang datang ke tempat insiden. Turimin meninggal mengenaskan. Masyarakat memberikan laporan insiden itu ke Polsek Pataruman. Jasad Turimin dievakuasi ke Rumah Sakit Banjar, lantas dibawa pihak keluarga ke rumah duka.

Kapolsek Pataruman AKP Kurnia membetulkan insiden itu. Hasil olah tempat insiden, sesaat korban disangka waktu akan melintas tidak berhati-hati dengan lihat arah kanan serta kiri.

“Korban telah dibawa ke rumah sakit, wafat. Kami imbau masyarakat seputar mesti berhati-hari waktu dalam melintas di perlintasan kereta api,” tutur Kurnia waktu di konfirmasi oleh wartawan.

Bayi Perempuan Berkepala Dua Asal Brebes Meninggal Usai Dirujuk ke RS Bandung

Bayi Perempuan Berkepala Dua Asal Brebes Meninggal Usai Dirujuk ke RS Bandung – Bayi wanita berkepala dua asal Brebes, Jawa Tengah, pada akhirnya wafat ini hari. Ia hembuskan nafas paling akhir sekejap setelah tiba di RS Hasan Sadikin Bandung.

Humas RS Islam Mutiara Bunda, Dwi Wibowo, menjelaskan bayi anak pasangan Amirudin (33) serta Susi (27), masyarakat Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Brebes ini dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung pada Senin malam.

Tetapi sesudah di rumah sakit itu, bayi itu wafat pada Selasa (9/4/2019) pagi. Menurut dia, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan ini hari.

“Tempo hari malam dirujuk ke RS Hasan Sadikin. Dari rumah sakit dua orang mengikuti sampai ke Bandung. Tetapi pada akhirnya wafat barusan pagi,” kata Dwi Wibowo.

Belum didapati dengan tentu pemicu kematian bayi kembar kepala ini. Tetapi kata Dwi Wibowo, situasi bayi waktu akan dirujuk tampak telah lemah.

Didapati, bayi berkepala dua ini lahir pada Sabtu lantas lewat persalinan sesar di RS Islam Mutiara Bunda Tanjung Brebes. Waktu dilahirkan, bayi ini mempunyai berat 4,2 kg serta panjang 46 cm. Bayi itu memiliki kelainan sebab lahir dengan kepala dua.