Rss

Banner_Quickbet
maxbet2

Oknum Guru SD Di Gelandang Ke Kantor Polisi Setelah Mencabuli Muridnya

Oknum Guru SD Di Gelandang Ke Kantor Polisi Setelah Mencabuli Muridnya – Hasan Sugianto (35) masyarakat Sumobito Jombang digelandang aparat Polres Jombang. Guru Olah-raga Sekolah Basic (SD) di Mojoagung ini ditangkap atas perkiraan pencabulan pada murid-muridnya dengan modus buka kelas penambahan. Hasan ditangkap di tempat tinggalnya serta dijebloskan ke tahanan.

Tindakan bejat Hasan ini terbongkar sesudah orangtua korban melapor ke polisi. Hasil penyelidikan polisi, tindakan asusila ini dilaksanakan berulang-kali dengan korban tidak sama.

“Begitu ada laporan kami langsung selidiki serta menangkap ersangka di tempat tinggalnya, ” kata Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi, Rabu (10/10/2018) .

Gatot memaparkan, sesaat ini korban yg melapor dua orang. Semasing udah duduk di bangku kelas I SMP. Meskipun demikian, pihaknya tetap lakukan peningkatan lantaran dikira korbannya banyak.

“Untuk dua korban ini kejadiannya kala mereka tetap kelas 6 SD, ialah pada Maret 2017. Namun mereka baru melapor lantaran sejauh ini takut, ” ujarnya.

Salah satunya korban mengatakan dicabuli sejumlah 10 kali. Sesaat satu korban lainnya dicabuli sampai 9 kali. “Kami tetap selalu lakukan peningkatan, termasuk juga menanti laporan korban yang lain, ” ujarnya.

Gatot memaparkan, buat melampiaskan nafsu bejatnya, Hasan memanfaatkan trik buka kelas penambahan dalam rumah pemeran serta UKS. Pada tempat tersebut beberapa siswa dicabuli. “Pengakuan korban, mereka menampik. Tetapi, pemeran mengintimidasi hingga korban sangat terpaksa diam, ” ujarnya.

Atas kelakuannya, saat ini Hasan meringkuk dibalik jeruji besi. Ia dijaring Klausal 82 Undang-Undang Nomer 35 Tahun 2014 perihal Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara maksimum 15 tahun.

Penculikan Seorang Bocah

Penculikan Seorang Bocah – seseorang karyawan perusahaan Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) di Pekanbaru, Riau, diamankan polisi karena disangka menculik anak dibawah usia, Jumat (31/8/2018) seputar jam 03. 30 WIB.
Tersangka aktor diamankan bersama dengan korban waktu bermalam di salah satunya hotel.

Korban yang diculik aktor ialah seseorang bocah berumur empat tahun berinisial DA, masyarakat Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru.

Karyawan BUMN ini diamankan oleh Team Opsnal Polsek Limapuluh, Pekanbaru, sesudah terima laporan dari keluarga korban. Dari penangkapan itu, polisi mengambil alih satu unit sepeda motor matik.

” Aktor serta tanda bukti telah kita amankan. Sekarang ini aktor masih tetap kita dalami, ” kata Kapolsek Limapuluh, Kompol Angga F Herlambang pada Kompas. com, Jumat.
Dia menyampaikan, aktor disangka menculik korban dari rumah kos yang berada di lokasi Kecamatan Limapuluh. Korban waktu itu tengah tidur bersama dengan orangtuanya.

Sesaat untuk motif aktor disangka lakukan penculikan, Angga mengakui masih juga dalam kontrol.

” Masih tetap kita dalami motifnya, ” jawabnya.

Angga menuturkan, momen itu berawal seputar jam 02. 30 WIB, ibu korban berinisial RE (29) terbangun serta kaget lihat anaknya telah hilang dari tempat tidur.

” Orang-tua korban sudah sempat mencari di seputar tempat tinggalnya, akan tetapi tidak diketemukan. Hingga ibu korban melapor ke Polsek Limapuluh, ” papar Angga.

Selang beberapa saat, korban tidak diduga terima telephone dari aktor serta menyampaikan tengah ada di hotel di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Limapuluh.
Setelah itu, petugas serta pelapor langsung menuju hotel untuk tangkap aktor.
” Aktor ditangkap bersama dengan korban di salah satunya kamar hotel, ” kata Angga.

Aktor yang bekerja di perusahaan yang beroperasi di sektor perkebunan kelapa sawit, itu dijaring dengan UU nomer 35 tahun 2014 mengenai Perlindungan Anak.